TKI Arab Saudi sudah 9 tahun tak pulang ke Indonesia berhasil dipulangkan oleh BNP2TKI

Jakarta,
BNP2TKI (03/03/17) -- Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga
Kerja Indonesia (BNP2TKI) kembali memulangkan TKI Kasirah Binti Wakid
berikut mempertemukan keluarganya kembali di Dusun Mogeg Rt. 003 /01
Desa Karang Layung Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Jawa Barat.
Kasirah Binti Wakid merupakan TKI bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) pada keluarga Fahat Abdulloh Aziz di Arab Saudi selama 8 Tahun. Dia diberangkatkan perusahaan jasa Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) PT Tritama Megah Abadi, Jakarta pada tahun 2008.
Direktur Pelayanan Pengaduan Muhammad Syafrie menyebutkan bahwa tanggal 3 Januari 2017 Syamsudin Kakak Kandung TKI Kasirah mengadu ke Direktorat Pelayanan Pengaduan BNP2TKI pada Unit Pelayanan Crisis Center mengenai permasalahan adiknya yang putus komunikasi dengan keluarganya.
Syafrie juga mengatakan TKI Kasirah Binti Wakid pada tahun 2014 pernah menghubungi atau berkomunikasi dengan keluarganya, dan komunikasi terakhir dengan pihak keluarganya pada 2 Januari 2017. Kasirah bekerja selama 9 tahun dan masih dimajikan yang sama. Kasirah juga pernah mengirimkan uang sebanyak 7 kali. Selama bekerja, Kasirah hanya menerima gaji sebesar 800 Riyal. Majikan selama ini hanya memberi janji-janji saja kepada TKI dan majikan mengatakan gaji TKI akan dibayarkan setengah setelah TKI sampai di Indonesia.
BNP2TKI kemudian berusaha persuasif dengan berulangkali mengontak majikan Kasirah melalui telepon. “Melalui beberapa kali percakapan pertelepon dengan Bahasa Arab, kami melakukan pendekatan persuasif dengan membujuk Fahat Abdulloh Aziz, agar dapat mengizinkan Kasirah pulang ke Indonesia guna menemui Keluarganya,” ungkap Syafrie.
Untuk memastikan kepulangan Kasirah Binti Wakid ke tanah air, Petugas Unit Pelayanan Crisis Center pada tanggal 14 Februari 2017 kembali menghubungi majikan Fahat Abdulloh Aziz. Majikan Kasirah mengatakan bahwa tiket TKI sudah tersedia untuk hari Kamis, 2 Maret 2017. Majikannya juga mengirim foto bukti pembelian tiket kepulangan TKI ke Indonesia dan berjanji menyelesaikan semua gaji kasirah selama bekerja di Arab Saudi.
Pada Jumat sore (3 Maret 2017) Kasirah Binti Wakid tiba di tanah air dengan di jemput keluarganya di Bandara Soekarno-Hatta Tanggerang Banten,
"Saya dan keluarga menyampaikan terima kasih kepada petugas BNP2TKI. Atas jasa BNP2TKI saya berhasil pulang ke Indonesia dan kembali bertemu keluarga di kampung,” kata Kasirah.
(sumber : wwww.Bnp2tki.go.id Humas/AFF)
Kasirah Binti Wakid merupakan TKI bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) pada keluarga Fahat Abdulloh Aziz di Arab Saudi selama 8 Tahun. Dia diberangkatkan perusahaan jasa Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) PT Tritama Megah Abadi, Jakarta pada tahun 2008.
Direktur Pelayanan Pengaduan Muhammad Syafrie menyebutkan bahwa tanggal 3 Januari 2017 Syamsudin Kakak Kandung TKI Kasirah mengadu ke Direktorat Pelayanan Pengaduan BNP2TKI pada Unit Pelayanan Crisis Center mengenai permasalahan adiknya yang putus komunikasi dengan keluarganya.
Syafrie juga mengatakan TKI Kasirah Binti Wakid pada tahun 2014 pernah menghubungi atau berkomunikasi dengan keluarganya, dan komunikasi terakhir dengan pihak keluarganya pada 2 Januari 2017. Kasirah bekerja selama 9 tahun dan masih dimajikan yang sama. Kasirah juga pernah mengirimkan uang sebanyak 7 kali. Selama bekerja, Kasirah hanya menerima gaji sebesar 800 Riyal. Majikan selama ini hanya memberi janji-janji saja kepada TKI dan majikan mengatakan gaji TKI akan dibayarkan setengah setelah TKI sampai di Indonesia.
BNP2TKI kemudian berusaha persuasif dengan berulangkali mengontak majikan Kasirah melalui telepon. “Melalui beberapa kali percakapan pertelepon dengan Bahasa Arab, kami melakukan pendekatan persuasif dengan membujuk Fahat Abdulloh Aziz, agar dapat mengizinkan Kasirah pulang ke Indonesia guna menemui Keluarganya,” ungkap Syafrie.
Untuk memastikan kepulangan Kasirah Binti Wakid ke tanah air, Petugas Unit Pelayanan Crisis Center pada tanggal 14 Februari 2017 kembali menghubungi majikan Fahat Abdulloh Aziz. Majikan Kasirah mengatakan bahwa tiket TKI sudah tersedia untuk hari Kamis, 2 Maret 2017. Majikannya juga mengirim foto bukti pembelian tiket kepulangan TKI ke Indonesia dan berjanji menyelesaikan semua gaji kasirah selama bekerja di Arab Saudi.
Pada Jumat sore (3 Maret 2017) Kasirah Binti Wakid tiba di tanah air dengan di jemput keluarganya di Bandara Soekarno-Hatta Tanggerang Banten,
"Saya dan keluarga menyampaikan terima kasih kepada petugas BNP2TKI. Atas jasa BNP2TKI saya berhasil pulang ke Indonesia dan kembali bertemu keluarga di kampung,” kata Kasirah.
(sumber : wwww.Bnp2tki.go.id Humas/AFF)