BMI Hong Kong Hijrah ke Kanada; Anda mau?. Ada Informasi!

Sebut namanya Chatyn, wanita asal dari Ngawi, selama di Hong Kong selain aktif menulis dia mengembangkan diri dengan aktif mengikuti kegiatan positif termasuk berorganisasi dan kursus ketrampilan khusus.
| Setelah kontrak kerja 2 tahun pertama selesai, jika BMI ataupun warga
negara asing itu dapat memenuhi persyaratan, dia dapat menjadi penduduk
negara di benua Amerika bagian utara itu. Dengan status menjadi penduduk tetap di Kanada lantas BMI itu dapat memilih pekerjaan yang disukai dengan gaji yang lebih besar. Pendapatan BMI di Canada yang sudah menjadi penduduk rata-rata minimum C$2000,-/bulan. Nama yang lain, sebut saja Titik. Wanita ini kelahiran Trenggalek, Jawa Timur. |
Tidak berbeda dengan Chatyn, Titik juga menambah ilmu dan ketrampilan saat bekerja sebgai "kungyan' di Hong Kong. Titik bercerita, kalau dirinya aktif ikut kursus di YMCA salah satunya dia mengambil sertifikat CPR - First Aid. ( CPR = Cardio-Pulmonary Resuscitation) yaitu kursus kecakapan memberikan bantuan pertama saat terjadi situasi darurat, semacam latihan 'Palang-Merah-Remaja' namun bersertifikat resmi yang diakui oleh badan-badan dunia.
| Sertifikasi CPR First Aid ini, di Hong Kong juga dapat diperoleh dari St. John . Chatyn dan Titik meskipun
ke duanya tidak berada di Hong Kong pada saat yang sama, mereka
sama-sama memiliki kecenderungan belajar mengasah dan meningkatkan diri. Kedua BMI tersebut hanya dua contoh kecil diantara BMI lain yang banyak melakukan pengembangan diri secara positif. Selain CPR First Aid, mereka juga mengikuti ujian standar internasional kemampuan berbahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS. |
| Namun untuk menjadi resident juga perlu syarat dan ketentuan yang
harus dipenuhi. Antara lain, BMI itu disyaratkan telah memiliki
sertifikat (ijasah) pendidikan formal minimum pada jenjang Diploma. Titik, mantan murid penulis itu mengatakan : "Untuk BMI yang ingin menjadi permanen resident, kalau dia cuma berijasah SMA, maka setelah 2 thn selesai kontrak dia harus sekolah di Kanada selama 1 thn untuk mengambil 'ujian diploma' di sana, dengan demikian dia bisa mengajukan permohonan sebagai permanen resdient". |
LOWONGAN KERJA di KANADA. Khusus untuk pembaca Kindo, Sdri. Titik memberi informasi bahwa ada seorang majikan keluarga muslim yang mencari 'Nanny' beragama Islam. Bisa ngaji dan memenuhi syarat. Keluarga 'muslim' itu memiliki 3 anak berusia 6, 4 dan 2 tahun. |
Calon harus berijasah SLTA / SMU / SMK - jenjang pendidikan lebih tinggi maka lebih baik dan berdokumen asli. Yang berminat harus telah memiliki CPR First Aid Certificate dan score minimum 5 IELTS.
"Kandidat yang berminat dan lolos seleksi dokumen akan menjalani pra interview, sebelum interview dengan calon majikan menggunakan web-cam"- Kata Titik yang bersedia menjadi 'mentor' bagi BMI yang lolos seleksi.
"Tempat bekerjanya di kota Toronto, dan sementara ini hanya 1 orang yang diperlukan. Kenalan saya sendiri yang membutuhkan nanny, mungkin pembaca Kindo ada yang berminat, informasi lebih lanjut dapat diatur". Tutup Titik. Hubungi Whatsapp +62 81234 094 001 (*)
Written by Kindo Admin based on true information and trust.