Karena Gigitan Nyamuk, TKI di Taiwan Harus Jalani Operasi

Taiwan-Bermula dari gigitan nyamuk, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan ini harus menjalani rawat inap di RS Chang Gung Memorial (長庚紀念醫院) Kaoshiung Taiwan.
Nur Aeni (31 tahun) TKI asal Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami pembengkakan di kaki yang awalnya digigit nyamuk pada dua bulan yang lalu.
"Pertamanya tuh cuma merah dan gatal. Selama ini sudah berobat ke dokter tiga kali tidak ada perubahan, justru satu mingguan terakhir ini bengkak dan akhirnya sama agen di bawa ke rumah sakit. Dokter bilang kaki Eni (panggilan Nur Aeni - Red) mengalami infeksi," jelas Sukaesih-ibu Nur Aeni- kepada LiputanBMI, Selasa (7/3/2017).
Padahal, lanjut kata Sukaesih, bulan April 2017 ini Eni sudah genap tiga tahun kontrak kerjanya dan pulang. Akan tetapi, karena musibah tersebut belum tahu kedepannya bagaimana, sebab dokter mengatakan harus menjalani operasi untuk mengeluarkan darah kotor dan racun dari serangga itu agar tidak terus menjalar ke bagian tubuhnya.
Sukaesih dan Nur Aeni, ibu dan anak yang sama-sama bekerja di kota Kaoshiung, Taiwan, tetapi jarak tempat kerja mereka berjauhan sehingga yang tidak memungkinkan bagi Sukaesih untuk merawat anaknya.
"Semua yang ngurus agen, karena kami di agen yang sama. Untuk biaya perawatan dan kalau jadi operasi biayanya siapa yang menanggung kami belum tahu. Semoga saja akan ada kemudahan," harapnya.
Bagi teman-teman TKI di Taiwan yang ingin menjenguk Nur Aeni, bisa datang ke Chang Gung Memorial Hospital (長庚紀念醫院), No. 123, Dapi Rd, Niaosng Dist, Kaoshiung City, di lantai 3 kamar nomor 347, dengan nomer HP yang bisa di hubungi, Sukaesih (0989448841), Nur Aeni (0976446207).
Sumber:LBMI