Tak Wajib Miliki KTKLN, TKI Cukup Terdaftar SISKO

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tidak wajib memiliki Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN). Hal terpenting adalah yang bersangkutan telah terdaftar di sistim informasi tenaga kerja luar negeri (SISKO-KTKLN).
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid mengatakan, untuk meyakinkan apakah TKI sudah terdaftar atau belum di SISKO-KTKLN, dapat mengunduh melalui google aplication atau hand phone android. Jadi, kata dia, para TKI yang sudah terdaftar di SISKO-KTKLN tidak usah resah dengan adanya berita tidak bertanggung jawab yang tidak jelas dari mana sumbernya.
"Sekarang memang sedang tren berita hoax, jadi teman-teman TKI, termasuk yang sedang dan akan cuti perlu cermat dalam menyikapi suatu informasi atau berita. Diverifikasi dulu, tidak usah resah," ujar Nusron, Jakarta, Rabu (12/4/2017).
Pernyataan ini disampaikan Nusron sekaligus membantah beredarnya kabar di media sosial belakangan ini menyebutkan ada ancaman baru bagi TKI yakni SISKO-KTKLN yang meresahkan dan memeras Buruh Migran Indonesia (BMI) sedang cuti. Semua yang akan cuti terancam wajib bikin KTKLN.
"Informasi itu tidak benar, sebab BNP2TKI tidak pernah mewajibkan TKI mengurusi atau memiliki KTKLN, bila mereka sudah terdaftar di SISKO-KTKLN. Mereka yang mau cuti, silakan cuti dan tidak perlu mendaftar ke BNP2TKI, BP3TKI atau LP3TKI," ucapnya.
Sumber:SindoNews